Archive for : February, 2012

Syarat Pembuatan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

 

Mungkin ada yang bertanya..  SKCK, apa itu?

SKCK adalah akronim dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Biasanya, surat ini diperlukan bila seseorang hendak melamar pekerjaan, mendaftar perguruan tinggi di institusi tertentu,  pergi ke luar negeri karena alasan tertentu, atau keperluan lainnya.

 

Belum lama ini saya mengurus SKCK untuk keperluan tertentu. Karena ini pertama kali saya mengurusnya, setelah mencari info kesana-kemari, dapatlah info dari orang yang sudah pernah mengurusnya,,  urutan prosesnya adalah begini:

  1. Bikin permohonan mau membuat SKCK ke RT
  2. Siapkan fotokopi KTP & KSK/KK
  3. Minta Rekomendasi / pengantar dari RT –> suratnya dari RT & ditandatangani sekretaris ataupun pak RT
  4. Rekomendasi dari RT tadi dibawa ke RW untuk dimintai tandatangan ke pak RW atau sekretarisnya
  5. Surat Pengantar yang sudah ditandatangani oleh RT & RW tadi dibawa ke kantor kelurahan
  6. Setelah rekomendasi / pengantar dari kelurahan didapat, dibawalah ke kantor polisi.
  7. Kalau SKCK mau dipakai untuk mendaftar / melamar kerja ke Swasta,. rekomendasi kelurahan cukup dibawa ke Polsek aja.
  8. Kalau SKCK-nya  mau digunakan untuk melamar kerja PNS atau BUMN, atau keperluan lain, rekomendasi kelurahan tadi langsung dibawa ke POLRESTABES (kalau di kota besar, dulu namanya POLWILTABES). atau POLRES pada tingkat kabupaten, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

    • Untuk SKCK baru, bawa foto berwarna 4×6 sebanyak 5 lembar
    • Untuk Perpanjangan SKCK, cukup bawa foto berwarna 4×6 sebanyak 3 lembar
    • Fotokopi KSK (Kartu Susunan Keluarga) atau KK & KTP
    • Biaya administrasi (resmi) Rp 10.ooo,-

Kalau yang domisili di Surabaya, Polrestabes ada di dekatnya JMP (Jembatan Merah Plaza). Gedungnya ada di kanan jalan, di depan gedungnya ada patung lumayan besar, Kapolri Pertama Indonesia.

 

Proses SKCK di Polrestabes Surabaya ternyata cepat, bisa ditunggu pula!

Selama di Polrestabes, proses yang kita lakukan adalah seperti ditunjukkan gambar di bawah:

Alur Pengurusan SKCK di Polrestabes Surabaya

(klik untuk memperbesar gambar)

 

ternyata mudah kan.. :)

 

Info Tambahan:

  • masa berlaku SKCK adalah 3 bulan, terhitung sejak tanggal dikeluarkan
  • kalau mau perpanjangan, nggak perlu membawa surat rekomendasi dari Kelurahan.
  • cukup bawa Fotkopi KTP, KSK, dan foto 4×6 (3 lembar), langsung ke polrestabes/polres
  • seharusnya tiap daerah khusunya kabupaten udah ada sistem on line seperti ini (bandung): http://skck.net/

Semoga bermanfaat, khususnya  untuk yang lagi jadi job-hunter maupun yang mau nyari beasiswa ke luar negeri.

^_^

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Cara buat kartu kuning DISNAKER

 KARTU KUNING

 

Cara membuat kartu Kuning di DISNAKER begitu mudah sekali karna sesuai dengan pengalaman saya sendiri di DISNAKER Kab.Tulungagung, (Gambar diatas hanya contoh yang diambil dari google), caranya hanya membawa persyaratan sebagai berikut :

  1. Pena
  2. Fotocopy KTP
  3. Fotocopy Ijazah terakhir
  4. Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 2 Lembar (hitam putih)
  5. Datang sendiri, tidak bisa diwakilkan
  6. Bagi yang dulu sudah punya Kartu Kuning, maka harap dibawa untuk dilaporkan (perpanjangan per-6 bulan sekali, kartu hanya berlaku selama 2 tahun)

Cara nya Serahkan semua persyaratan yang sudah kalian siapkan ke petugas DISNAKER (biasanya berada di dekat pintu Masuk) kemudian anda tinggal nunggu panggilan saja, setelah itu dengan waktu yang tidak begitu lama anda akan di panggil masuk (Sesuai dengan banyaknya antrian) dan mengisi data-data yang di perlukan.

 

Prosedur untuk membuat Kartu Kuning di Dinas Ketenaga kerja setempat adalah:

  1. Isi data.
    Kita akan diminta mengisi data pribadi kita langsung dalam Kartu Kuning.
  2. Terima Kartu Kuning.
    Data yang kita isi akan diperiksa kembali oleh petugas yang berwenang. Bila tidak ada data yang salah, foto yang kita bawa akan dipasang pada Kartu Kuning. Selanjutnya Kartu Kuning akan ditandatangani dan distempel oleh petugas yang berwenang. Kartu Kuning tersebut kemudian diserahkan kepada kita.
  3. Legalisir Kartu Kuning.
    Kartu Kuning yang sudah selesai dibuat segera kita fotokopi. Hasil fotokopi itu kita kembalikan kepada petugas yang berwenang untuk dilegalisir. Jumlah fotokopi yang dilegalisir ini sebaiknya memenuhi kebutuhan kita. Jumlah ini tentu terkait dengan jumlah yang perlu kita serahkan dalam proses melamar.

Melihat fakta bahwa Kartu Kuning ini dibutuhkan oleh pelamar PNS/pekerjaan yang lain di instansi swasta sekalipun, maka kemungkinan besar akan ada banyak pelamar yang membuat Kartu Kuning pada rentan waktu tertentu. Oleh karena itu datang lebih pagi ke Dinas Ketenagakerja setempat akan lebih baik.

 

Selain itu, jangan lupa membawa alat tulis. Jangan sampai kita kebingungan mencari pinjaman alat tulis saat harus mengisi data. Walaupun sifatnya tidak krusial, hal ini dapat mempersulit kita sendiri dalam proses pembuatan Kartu Kuning tersebut.

 

Yang terakhir, proses pembuatan Kartu Kuning tidak memerlukan biaya. Biaya yang Anda perlu keluarkan seharusnya hanya biaya transportasi dan fotokopi. Kartu Kuning itu sendiri disediakan gratis untuk para pencari kerja. Hal yang sama juga berlaku untuk proses legalisir Kartu Kuning tersebut.

 

Semoga Bermanfaat!

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Rumah Ibadah Yahudi Ini Termegah di Indonesia?

Rumah Ibadah Yahudi Ini Termegah di Indonesia – Manado : Menorah yang menjadi simbol Yahudil, berdiri megah setinggi 20 meter di sebuah bukit di Manado, Sulawesi Utara. Di kota ini para penganut agama Yahudi hidup tenang.

 


Menorah tersebut berdiri di atas sebuah bukit, dimana bisa terlihat pemandangan ke seluruh kota Manado. Bendera-bendera Israel terlihat hampir dimana-mana. Ada pula sebuah sinagog atau rumah ibadah Yahudi yang dibangun enam tahun lalu.
 

 

'


Tempat itu baru saja direnovasi, termasuk simbol bintang Israel, Star of David, tergambar di langit-langitnya. Semua ini, sebagaimana diberitakan dalam laporan eksklusif New York Times, dibayar oleh pemerintah daerah.

Pemerintahan Minahasa Utara, wilayah mayoritas Kristen, adalah pendiri menorah yang dibangun pada 2009 itu. Menurut Kepala Dinas Pariwisata setempat, Margarita Rumokoy, seperti dilaporkan New York Times, menorah itu menelan biaya hingga US$150 ribu atau sekitar Rp1,3 miliar.

Seorang pejabat setempat, Denny Wowiling, mengaku inspirasi menorah itu datang setelah ia melihat menorah di depan gedung parlemen Israel, Knesset. Ia berharap menorah itu bisa menarik turis dan pebisnis Eropa. “Juga untuk masyarakat Yahudi, agar bisa melihat simbol suci di luar negara mereka.”

Manado dikenal sebagai kota yang mayoritas penduduknya Kristen. Kelompok-kelompok Kristen evangelical dan karismatik bermukim dengan nyamannya di ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini.

Namun, sentimen Yahudi yang diwariskan oleh penjajah Belanda, beberapa waktu belakangan ini kembali menguat. Dengan restu pemda, komunitas ini mulai menyiapkan tempat khusus untuk mereka.

Sinagog yang terletak di luar Manado, didirikan oleh penduduk setempat yang baru sedikit mempelajari Judaisme. Kini, jamaahnya sudah mencapai 10 orang dan menjadi salah satu sinagog yang bertahan sejak lama.

Mereka mempertebal ilmu dengan berinternet, seringkali bercanda dan mengatakannya, “Bertanya pada Rabbi Google.” Taurat, kitab Yahudi, dikumpulkan dengan cara mencetak lembar demi lembar dari internet. Situs YouTube juga sering menjadi rujukan untuk ritual-ritual Yahudi.

“Kami hanya ingin menjadi Yahudi yang baik,” ujar Toar Palilingan (27), yang sering memakai jas hitam dan topi lebar, khas gaya ultra-ortodoks.

 

“Tapi jika dibandingkan dengan Yahudi di Jerusalem atau Brooklyn (New York), kami belum seperti mereka,” tutur pria yang juga dikenal sebagai Yaakov Baruch ini.

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

FENOMENA KESURUPAN JIN

 

Kesurupan jin, yang dalam bahasa arab disebut “As Shar’u” merupakan proses menyusupnya bangsa jin ke tubuh manusia yang menganggu mekanisme tubuh yang menimbulkan ketimpangan akal manusia, sehingga tidak dapat menyadari apa yang diucapkan antara apa yang diucapkan dan dilakukan dan tidak dapat pula menghubungkan dan mengingat antara apa yang telah diucapkan dan dilakukan dengan apa yang diucapkan dan dilakukannya. Orang yang terkena kesurupan jin mengalami kehilangan ingatan sementara akibat ketimpangan pada saraf otak. Ketimpangan saraf otak akan diringi dengan ketimpangan pada gerakan-gerakan orang yang kesurupan. Jadi, fenomena kesurupan jin adalah kekacauan dalam ucapan, perbuatan dan fikiran yang disebabkan jin menganggu mekanisme tubuh dan sistem syaraf tubuh.

Walaupun telah banyak kasus kesurupan jin dalam masyarakat. Sebagian masyarakat menolak keabsahan kesurupan jin secara medis dan agama. Mereka tidak menerima bahwa jin itu dapat masuk ke dalam tubuh manusia, serta menpengaruhinya. Mereka beralasan bahwa bahwa bangsa jin itu nariyyun “tercipta dari api”. Dan tabiat mereka tidak sejalan dengan tabiat manusia yang basah dan dingin karena tercipta dari tanah. Dan menurut mereka, jin itu menempati satu bagian tempat di udara sehingga sukar bagi mereka untuk masuk ke dalam jasad manusia.(alasan ini dapat diterima jika berbicara masalah akidah, karena dikhawatirkan dapat merubah akidah orang yang awam akan suatu ilmu, terutama yang ghaib/ilmu ghaib)

 

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"  (Q.S Al-An'aam: 59)

 

Sebagian mereka yang berpikir rasio dan ilmiah beralasan “kesurupan jin” merupakan penyakit psikis yang disebabkan stress dan depresi yang mengakibatkan keracauan berpikir. Dan penyakit syaraf yang disebabkan kekacauan signal-signal yang di input dan output otak.

Sebagian kalangan medis menklaim kesurupan jin sebagai skizofrenia, artinya seringkali orang yang terganggu jin, baik karena sihir, kesurupan dan kerasukan jin, hanya akibat sakit jiwa.

Skizofrenia sendiri merupakan penyakit gangguan jiwa yang bertaraf berat dan termasuk salah satu dari 70 macam gangguan jiwa yang ada di indonesia. Di dunia medis terdapat lebih dari 300 gangguan jiwa. Skizofrenia berasal dari kata shizo berarti jiwa dan fhren yang berarti belah. Kalau digabung, skizofrenia berarti jiwa yang terbelah atau split of personality, karena penyakit ini memang menyebabkan penderita seolah-olah punya jiwa yang lain.

Pendapat mereka itu di tolak oleh yang menetapkan kemungkinan jin masuk ke jasad manusia dan menganggu mekanisme tubuh dan sistem syaraf. Mereka berpendapat jin itu dapat melepaskan diri dari tabiatnya berasal dari api, lalu berubah menjadi “asap yang halus” yang masuk ke dalam tubuh manusia menyatu bersama pori-pori kulit. Sebagaimana halnya manusia pun lepas dari tanah sebagai asal kejadiannya dan berupa menjadi sosok tubuh yang sempurna. Sehingga, sebagaimana ruh dapat masuk ke tubuh manusia, air dapat masuk ke pohon, dan makanan dan minuman masuk ke tubuh manusia. Jin melepaskan diri dari tabiatnya yang panas dan masuk ke tubuh manusia yang tabiatnya dingin.

Fakta jin diciptakan dari api memiliki landasan kuat mengenai kesurupan jin pada manusia. Jin diciptakan dari 2 jenis nyala api, yaitu maarij min-nar (QS:ar-Rahman:15) dan "naaris-samuum" – Dan kami Telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas (QS:al-Hijr:27). As-samuun menurut kamus bahasa arab al-Mu’jam al-Wasid berarti api yang sangat panas, tidak berasap dan tidak terlihat oleh mata; dalam kehidupan sehari-hari, api itu kita namakan sebagai aliran listrik (strum). Adapun makna al-maarij adalah sesuatu yang terbentuk dari inti api (al-lahab) yang sangat panas dan dapat dilihat dengan mata; dalam kehidupan kita, api ini dinamakan sebagai nyala api. Jadi jin tercipta dari 2 jenis api yaitu as-samuun yang berarti aliran listrik dan al-maarij yang berarti bara api atau nyala api.


 

 

Jin mempunyai kemanpuan untuk masuk ke pembuluh darah (yajri’maj’raddam). Kemanpuan ini seperti sifat strum yang dapat mengalir ke tubuh kematian. Kemanpuan jin selanjutnya adalah dapat membisik-bisik, memanas-manasi dan membakar hati manusia (yuwaswisu Fi shuduur) (Q.S An-Nass) supaya manusia menuruti hawa nafsunya. Jin menyusup melalui sistem peredaran darah untuk menganggu mekanisme tubuh dan jin menguasai frenkwensi gelombang otak yang menpengaruhi sistem syaraf untuk menguasai pikiran,emosi dan gerakan.

Hal itu, tidak bertentangan dengan hadist-hadist yang mengisyaratkan adanya jin yang menyusup ke badan manusia dan menganggunya, antara lain, Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

“sesungguhnya syaitan (jin) itu berjalan pada peredaran darah manusia “ (HR. Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik r.a)

Imam Bukhari dan Imam muslim meriwayatkan hadist dari ummu Al-Mu’minin, Shafiyyah binti Hay r.a. dalam hadist tentang i’tikaf yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Beliau SAW bersabda;

“sesungguhnya syaitan jin jahat itu berjalan pada anak Adam lewat peredaran darah”

Sebagian ulama berpendapat dengan hadist-hadis itu bahwa jin bisa menembus ke dalam diri manusia dan menimbulkan kesurupan. Ibnu Hajar al-Hatsami di dalam kitab al-Fatawa al Haditsiyah, setelah menyebutkan hadist-hadist itu berkata: hadist itu membantah orang yang menolak masuknya jin ke dalam tubuh manusia, seperti kaum Mu’tazilah.

Jin yang masuk ke dalam pembuluh darah manusia, jin langsung menuju otak dan melalui otak jin bisa menpengaruhi bagian mana saja diantara anggota tubuh manusia dari sentralnya di otak. Kajian-kajian medis membuktikan bahwa para penderita kesurupan jin memiliki gelombang yang sangat halus dan aneh yang bersemayam di otak. Banyak jin yang senang menetap di otak.

Muhammad al-Hamid berkata: jika jin berjasad halus, maka secara akal ataupun agama Islam tidak mustahil bisa masuk ke tubuh manusia, karena yang halus bisa masuk ke dalam yang tebal, seperti udara bisa masuk ke tubuh kita, atau api bisa merasuk di dalam bara, atau listrik mengalir dikabel, bahkan seperti air di dalam tanar, pasir dan pakaian, padahal dia tidak sehalus udara dan listrik.

Al-Qadhi Abdul Jabbar al-Hamadzani berkata: “jika benar kesimpulan kami bahwa jin berjasad halus seperti udara, maka tidak mustahil baginya untuk masuk ke tubuh manusia sebagaimana udara dan nafas keluar masuk ke tubuh manusia. Hal ini tidak mengakibatkan bertumpuknya beberapa subtansi dalam satu wadah karena hal tersebut tidak akan ketemu kecuali dengan cara beriringan, bukan dengan cara menyatu. Ia masuk ke tubuh manusia seperti uang masuk ke dalam amplop.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiah berkata “eksistensi jin dinyatakan oleh Al Qur'an, Al Hadist dan kesepakatan para ulama salaf dari ummat Islam. Demikian pula masuknya jin ke dalam tubuh manusia. Ia adalah hal yang bisa disaksikan dan dirasakan bagi orang yang mentadaburkannya. Jin bisa masuk ke dalam jasad orang yang kesurupan lalu orang tersebut berbicara dengan pembicaraan yang tidak diketahui dan tidak disadarinya. Bahkan dipukul dengan pukulan yang sangat keras pun tidak dirasakannya. (Dikehidupan realita dunia ini sudah banyak terbukti bukan? Ghaib itu nyata sesuai Firman Allah SWT didalam Al-Qur'an dan Firman Allah/Ayat Al-Qur'an itu terdapat didalam hati orang-orang yang di beri ilmu [Al-Ankabuut: 49])

Ibnu Qayyim berkata; kesurupan ada dua: kesurupan karena jin-jin jahat dan rendah atau kesurupan karena tabiat-tabiat yang jelek. Hal ini diperkuat Ibnu Hazm berkata: benar bahwa jin bisa masuk ke dalam jasad manusia sebagaimana dipertegas Al Qur'an dan Al Hadist, lalu membangkitkan tabiat-tabiatnya yang hitam (sifat-sifat jahat) dan asap yang naik ke otak sebagaimana dikatakan oleh setiap orang kesurupan, lalu pada saat itu Allah menjadikan kesurupan sebagaimana kita saksikan. Itulah nash Al Qur'an dan kenyataan yang ada.

Ibnu Mas’ud, ia berkata: apabila memulai shalat Rasulullah Muhammad SAW membaca: “ya Allah, aku berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk dari penyakit gila yang ditimbulkannya, dari tiupannya dan dari syairnya. Nabi Muhammad SAW bersabda: hamazihi ialah kesurupan, nafatsihi ialah syair dan nafakhihi ialah kesombongan (diriwayatkan oleh al-Hakim dan dishahihkan serta disepakati oleh adz-Dzahabi, dan diriwayatkan pula oleh Abu Dawud, Turmudzi dan Nasa’i dari hadist Abu Sa’id al Khudri).

Al-Maututu ialah jenis penyakit gila sementara yang disebabkan kesurupan jin yang menimpa manusia, jika telah sadar maka kembali akalnya. Ibnu katsir berkata: Hamazuhu ialah al-Mautatu yakni cekikan yang berupa kesurupan.

Abdul Karim Naufun berkata: hadist ini membuktikan adanya penyakit gila yang ditimbulkan oleh kesurupan jin pada manusia, karena di dalam hadist ini Rasulullah Muhammad SAW berlindung dari al-Hamaz, sedangkan artinya al-Hamaz ialah al-maututa yakni penyakit gila yang disebabkan kesurupan jin.

Dr Muhammad Irfan yang dimuat dalam koran Nadwah terbitan 14/10/1407, mengatakan bahwa istilah “Majnun” (gila akibat penyusupan jin) telah hilang dari kamus kedokteran dan perihal tentang jin memasuki manusia dan berbicara melaluinya adalah seratus persen tidak benar, adalah sama sekali dusta dan akibat dari tiada pengetahuan Islam dan ketidaktahuan tentang apa yang telah ditegaskan oleh mayoritas besar ulama sunni.

Fenomena Majnun dikenal oleh kalangan medis, khususnya spesialis bidang psikiater dan psikologi, namun sebab-sebabnya umun tergolong tidak diketahui dan gejala-gejalanya dihilangkan dengan obat-obatan medis yang berpengaruh mengalihkan pasien kepada fakta-fakta sesungguhnya. Termonologi medis modern untuk kesurupan jin termasuk: kepribadian terbelah, kepribadian ganda, histeria, neurosis, psikosis dan sebagainya.

Dr. Pall dalam bukunya “Analisa keadaan tidak normal dalam pengobatan sakit akal” berkata: banyak yang masih kita ungkap khususnya yang berkaitan dengan gangguan spiritual (kesurupan jin) sebagai faktor penyebab penyakit-penyakit kejiwaan dan syaraf. Gangguan spiritual (kesurupan jin) ternyata jauh lebih pelik dari apa yang diperkirakan semula. Sekalipun demikian ketika ahli pengobatan (tokoh agama) yang mempergunakan kekuatan spritual modern manpu melakukan sebagai keajaiban dalam mengusir syetan atau roh-roh penganggu ternyata sebagian dokter melecehkannya.

Dr. James Haislon berkata di dalam bukunya “kesurupan”: ia adalah pengaruh luar biasa yang dilakukan oleh makluh luar (jin) yang kesadaran pada akal dan tubuh seseorang. Kita tidak mungkin menolak kemungkinan terjadinya kesurupan.

Dr. Karl Wikeland menceritakan bahwa penyakit gila bisa muncul dari dominasi ruh jahat (jin) pada orang sakit kemudian menimbulkan keguncangan dan ketimpangan pada gerakan-gerakan tubuhnya.

Diantara dokter yang mengakui terjadinya kesurupan akibat roh-roh jahat (jin) yang kemudian kedokteran tidak manpu menyembuhkannya ialah dr. Alexis Carl, peraih Nobel bidang kedokteran dan bedah. Hal itu diperkuat Dr. Ahmad Shabahi ‘Iwadhullah berkata: kesurupan adalah perbuatan ruh-ruh jahat dan rendah (jin). Penyembuhannya dengan perlawanan roh-roh mulia, baik dan tinggi (kekuatan spiritual tokoh agama) terhadap ruh-ruh jahat tersebut (jin), sehingga akan menolak pengaruh-pengaruhnya dan menentang perbuatan-perbuatanya. Hal ini dilakukan melalui orang-orang shaleh.

Diagnosis Dr. Ahmad Shabahi ‘Iwadhullah mengenai kesurupan adalah kesurupan jin itu pada umumnya merupakan keguncangan dan ketimpangan yang mendadak pada listrik otak dan fungsinya. Saat terjadi serangan ini ada dua macam:

  1. Serangan penyumbatan organ yang berawal pada pusat gerakan otak akibat perubahan-perubahan fisiologis sehingga penderita akan kehilangan rasa dan perasaannya secara total. Penyembuhan dapat dilakukan oleh para ahli kulit.
  1. Serangan penyumbatan psikologis yang berawal pada pusat-pusat rasa yang bentuk utamanya adalah perubahan akal tetapi penderita tidak kehilangan rasa dan perasaannya secara total. Ini termasuk serangan kesurupan jin yang bisa diobati dengan do'a dan pendekatan diri kepada Allah (Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu) dan tidak dapat dilakukan dengan pengobatan para dokter.

Pihak medis indonesia yang mengakui kesurupan jin Dr. Budiman darmowijoyo Sp.Pd. rumah sakit Cipto Mangun Kusumo menjelaskan bahwa bisa jadi orang itu ruhiyahnya buruk, sehingga menimbulkan gangguan jiwa dan saat itu ia bisa saja terkena gangguan jin. Hal ini dipertegas Dr. Fuadi jatim, Dsj mengatakan fenomena sakit karena gangguan jin memang ada. Meskipun tetap saja semua itu ada hubungannya dengan dimensi kejiwaan seseorang “orang-orang yang berpribadian lemah lebih gampang kena gangguan jin. Karenanya Allah menginggatkan agar kita selalu berdzikir atau ingat kepada Allah azza wa jalla.

Para ahli medis terutama psikolog dan psikiater menyakinin penyebab kesurupan jin dari segi kejiwaan yang labil akibat stres dan depresi. Stres dan depresi menimbulkan emosi labil dan kurangnya pengendalian perasaan yang mengakibatkan si penderita lebih dikendalikan emosi dan perasaan tanpa rasionalisasi dari otak (IQ & EQ). Dampaknya kekacauan gelombang otak dan susunan memori otak yang bisa “konslet” menjurus gila dan disusupi jin untuk menguasai otak.

Para ahli spiritual dan tokoh agama berpendapat kesurupan jin diakibatkan si jin jatuh hati, senang dan nyama kepada manusia, kezhalimanan manusia terbahap jin baik disengaja atau tidak disengaja. Kezalimaman jin terhadap manusia seperti menganggu tanpa sebab, dan perjanjian jin dan manusia seperti sihir dan ilmu kesaktian. 

Sedangkan cara pencegahan kesurupan jin hanya dengan meningkat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Azza Wa Jalla melalui beribadah sesuai tuntunan Rasulullah Muhammad SAW. Kita harus menjaga kebersihan dan kesegaran pikiran dan hati supaya selalu tenang, stabil dan rasio.

INGAT !

[7:27] Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. (Q.S Al-A'raaf: 27)

 

Sumber: Terinspirasi dari Acara TV swasta (Dua Dunia Trans7) – Semoga Manfaat

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Sejarah Satelit Milik Indonesia

 

 

Mungkin sebagian dari kita beragapan bahwa Indonesia negara kita ini hanya memiliki satu satelit yang kita kenal lama dengan Satelit Palapa. Tapi ternyata Indonesia memiliki cukup banyak satelit yang melayan di luar angkasan sana dan dalam jangka waktu tertentu satelit satelit tersebut diganti karena dengan yang lebih baru. Dan asal tahu saja, ternyata Indonesia telah melunjurkan satelit sejak tahun 1976.

 

Berikut ini merupakan nama-nama satelit Indonesia dari tahun 1976 sampai dengan tahun 2009 yang saat ini masih melayan di luar angkasa yang dikutip dari kaskus

 

1. Satelit Palapa A1  tahun 1976 – Satelit pertama di Indonesia

Palapa ialah nama bagi sejumlah satelit telekomunikasi geostasioner Indonesia. Nama ini diambil dari “Sumpah Palapa”, yang pernah dicetuskan oleh Patih Gajah Mada dari Majapahit pada tahun 1334.

Satelit pertama diluncurkan pada tanggal 8 Juli 1976 oleh roket Amerika Serikat dan dilepas di atas Samudera Hindia pada 83° BT. Satelit pertama dari 2 satelit itu bertipe HS-333 dan bermassa 574 kg.

 

Kemudian 4 satelit dari seri kedua dibuat, yang kesemuanya dari tipe Hughes HS-376. Ketika peluncuran Palapa B2 gagal, satelit ke-3 diatur. Awalnya bernama Palapa B3 dan dijadwalkan untuk STS-61-H, akhirnya diluncurkan sebagai Palapa B2P. Sementara itu Palapa B2 diperbaiki kembali oleh STS-51-A, diperbaharui dan diluncurkan lagi sebagai Palapa B2R.

 

2. Sateli Palapa A2 (1977)

 Palapa A2 adalah satelit komunikasi milik Indonesia dan dioperasikan oleh Perumtel. Palapa A2 diluncurkan pada tanggal 10 Maret 1977 dengan roket Delta 2914 dan beroperasi di orbit 77 BT sejak tanggal 11 Maret 1977 hingga bulan Januari 1988, 4 tahun melewati masa operasional yang direncanakan.

 

 

Program satelit Palapa A dimulai saat Pemerintah Indonesia memberikan 2 kontrak terpisah pada Boeing Satellite Systems (dahulu dikenal dengan Hughes Space and Communication Inc.) dari Amerika Serikat untuk menyediakan 2 satelit (Palapa A1 dan A2), sebuah stasiun kontrol utama untuk kedua satelit tersebut dan 9 stasiun bumi. Pembangunan 10 stasiun tersebut diselesaikan dalam waktu 17 bulan, salah satu yang tercepat bagi Boeing. Pada kontrak terpisah, dibangun total 30 stasiun bumi lainnya untuk dioperasikan oleh Perumtel. Nama Palapa sendiri dipilih oleh Presiden Suharto pada bulan Juli 1975. Satelit Palapa A2 dimaksudkan sebagai cadangan dan siap untuk dioperasikan apabila Palapa A1 mengalami kegagalan, atau jika permintaan pasar tidak dapat lagi diakomodasi oleh Palapa A1.

 


 

3. Satelit Palapa B2P (1987)

 

 

Satelit Palapa B2P adalah satelit yang mengitari orbit geosynchronous dan bergerak dari barat ke timur dengan kecepatan yang sama dengan rotasi Bumi. Satelit ini terletak pada ketinggian 36.000km diatas khatulistiwa pada lokasi 113°BT dan dikendalikan oleh stasiun yang terletak di Bumi tepatnya di daerah Cibinong. Satelit Palapa merupakan satelit relay bagi stasiun bumi yang selanjutnya memancarkan kembali siaran ke televisi dengan transponder Palapa yang bekerja pada jarak 6 gigahertz dengan kekuatan pancar 10 watt.

 

Satelit Palapa B2P yang sesungguhnya dibuat untuk keperluan domestik serta ditujukan untuk disewakan ke mancanegara ternyata mampu menjaring bisnis yang sangat baik, dan karenanya Palapa B2P menjadi satelit rebutan. Para penyelenggara penyiaran (CNN, ESPN) menggunakan Palapa B2P, sehingga masyarakat yang berada dalam area cakupan Palapa B4 dapat menerima program-progam mereka.

 

4. Satelit Palapa C1 (1996)

Satelit Palapa C1 adalah satelit komunikasi pertama dalam generasi Palapa C yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT. Satelit Palapa Indonesia (Satelindo). Palapa C1 diproduksi oleh Hughes (Amerika Serikat, AS) dan diluncurkan pada tanggal 31 Januari 1996 di Kennedy Space Center, Tanjung Canaveral (LC-36B) AS, menggunakan roket Atlas 2AS. Satelit ini dimaksudkan sebagai pengganti satelit Palapa B4 pada Orbit Geo Stasioner slot 113º BT dengan rentang operasi selama 7 tahun. Namun setelah terjadi kegagalan pengisian battery pada tanggal 24 November 1998 akhirnya Palapa C1 dinyatakan tidak layak beroperasi dan digantikan oleh Palapa C2.

 

5. Satelit Palapa C2 (1996)

 

Satelit Palapa C2 adalah satelit komunikasi kedua dalam generasi Palapa C yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT. Satelit Palapa Indonesia (Satelindo). Palapa C2 diproduksi oleh Hughes (Amerika Serikat, AS) dan diluncurkan pada tanggal 15 Mei 1996 di Kourou, Guyana Perancis (Ko ELA-2), menggunakan roket Ariane-44L H10-3. Satelit ini beroperasi pada Orbit Geo Stasioner slot 113º BT di ketinggian 36.000 km di atas permukaan bumi. Operasional satelit ini berpindah tangan ke PT. Indosat Tbk. akibat penggabungan Satelindo dengan Indosat. Demi memberi tempat bagi Satelit Palapa D, rencananya orbit satelit ini dipindah ke 105,5° BT.

 

6. Satelit TELKOM-2 (2005)

Telkom-2 adalah satelit yang diluncurkan Telkom ke angkasa untuk menggantikan satelit Palapa B4. Satelit ini dibawa ke angkasa dengan menggunakan roket Ariane 5 dari Kourou di Guyana Perancis pada tanggal 16 November 2005.

Telkom-2 memiliki umur operasi selama 15 tahun dan bernilai sekitar 170 juta dolar AS. Sekitar 70 persen kapasitas transponder Telkom-2 akan disewakan kepada pihak luar.

 

Dari 30 persen kapasitas yang akan digunakan sendiri oleh Telkom, satelit buatan Orbital Sciences Corporation ini diharapkan akan mendukung sistem komunikasi transmisi backbone yang meliputi layanan telekomunikasi sambungan langsung jarak jauh (SLJJ), sambungan langsung internasional (SLI), internet, dan jaringan komunikasi untuk kepentingan militer.

Satelit ini akan beredar di orbit 118° BT dengan kapasitas 24 transponder C-band dan berbobot 1.975 kg. Daya jangkaunya mencapai seluruh ASEAN, India dan Guam.

 

7. Satelit INASAT-1 (2006) Satelit Pertama buatan Indonesia

 

INASAT-1 adalah Nano Hexagonal Satelit yang dibuat dan didesain sendiri oleh Indonesia untuk pertama kalinya. INASAT-1 merupakan satelit metodologi penginderaan untuk memotret cuaca buatan LAPAN.

 

Selain itu INASAT-1 adalah satelit Nano alias satelit yang menggunakan komponen elektronik berukuran kecil, dengan berat sekitar 10-15 kg. Satelit itu dirancang dengan misi untuk mengumpulkan data yang berhubungan erat dengan data lingkungan (berupa fluks magnet didefinisikan sebagai muatan ilmiah) maupun housekeeping yang digunakan untuk mempelajari dinamika gerak serta penampilan sistem satelit.

 

Adapun satelit itu dirancang bersama oleh PT Dirgantara Indonesia dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), khususnya Pusat Teknologi Elektronika (Pustek) Dirgantara. Berbekal nota kesepakatan antara LAPAN, Dirgantara Indonesia, serta dukungan dana dari Riset Unggulan Kemandirian Kedirgantaraan 2003, maka dimulailah rancangan satelit Nano dengan nama Inasat-1 (Indonesia Nano Satelit-1).

 

Dari segi dinamika gerak akan diketahui melalui pemasangan sensor gyrorate tiga sumbu, sehingga dalam perjalanannya akan diketahui bagaimana perilaku geraknya. Penelitian dinamika gerak ini menjadi hal yang menarik untuk satelit-satelit ukuran Nano yang terbang dengan ketinggian antara 600-800 km.

 

8. Satelit LAPAN-TUBSAT (2007) Satelit Mikro Pertama di Indonesia.

LAPAN-TUBSAT adalah sebuah satelit mikro yang dikembangkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bekerja sama dengan Universitas Teknik Berlin (Technische Universität Berlin; TU Berlin). Wahana ini dirancang berdasarkan satelit lain bernama DLR-TUBSAT, namun juga menyertakan sensor bintang yang baru. Satelit LAPAN-TUBSAT yang berbentuk kotak dengan berat 57 kilogram dan dimensi 45 x 45 x 27 sentimeter ini akan digunakan untuk melakukan pemantauan langsung situasi di Bumi seperti kebakaran hutan, gunung berapi, banjir, menyimpan dan meneruskan pesan komunikasi di wilayah Indonesia, serta untuk misi komunikasi bergerak.

 

 

LAPAN-TUBSAT membawa sebuah kamera beresolusi tinggi dengan daya pisah 5 meter dan lebar sapuan 3,5 kilometer di permukaan Bumi pada ketinggian orbit 630 kilometer serta sebuah kamera resolusi rendah berdaya pisah 200 meter dan lebar sapuan 81 kilometer.

 

Manuver attitude ini dilakukan dengan menggunakan attitude control system yang terdiri atas 3 reaction wheel, 3 gyro, 2 sun sensor, 3 magnetic coil dan sebuah star sensor untuk navigasi satelit. Komponen-komponen inilah yang membedakannya dengan satelit mikro lain yang hanya mengandalkan sistem stabilisasi semi pasif gradien gravitasi dan magneto torquer, sehingga sensornya hanya mengarah vertikal ke bawah.

 

Sebagai satelit pengamatan, satelit ini dapat digunakan untuk melakukan pemantauan langsung kebakaran hutan, gunung meletus, tanah longsor dan kecelakaan kapal maupun pesawat. Tapi pengamatan banjir akan sulit dilakukan karena kamera tidak bisa menembus awan tebal yang biasanya menyertai kejadian banjir.

 

9. Indostar II / Cakrawarta II (2009)

 

Indostar II atau Cakrawarta II adalah satelit yang diluncurkan oleh PT Media Citra Indostar (MCI) yang mengelola dan mengoperasionalisasi satelit Indovision. Satelit ini diluncurkan dengan menggunakan roket peluncur Proton Breeze milik Rusia dan lepas landas melalui Baikonur Cosmodome di Kazahkstan. Peluncuran satelit Indostar II ini telah berlangsung pada tanggal 16 Mei 2009.

 

10. Satelit Palapa D (2009)

 

Satelit Palapa D (kode internasional = 2009-046A) adalah satelit komunikasi Indonesia yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT. Indosat Tbk dan diluncurkan pada tanggal 31 Agustus 2009 pukul 16:28 WIB di Xichang Satellite Launch Center (XSLC) menggunakan roket Long March (Chang Zheng) 3B. Satelit ini dibuat oleh Thales Alenia Space, Perancis, dan dimaksudkan sebagai pengganti satelit Palapa C2 pada Orbit Geo Stasioner slot 113º BT yang akan selesai masa operasionalnya pada tahun 2011.

 

 

Beijing - 31 Agustus 2009 bisa jadi akan menjadi hari besejarah bagi dunia telekomunikasi di Indonesia. Pada sore hari di pengunjung Agustus itu, Indosat akan meluncurkan satelit PALAPA-D menuju orbit 113 BT.

 

PALAPA-D merupakan merupakan satelit pertama yang dimiliki oleh sebuah operator jasa telekomunikasi. Peluncuran satelit ini akan dilakukan di Xichang, China.

 

"Kami telah siap meluncurkan satelit Indosat PALAPA-D. Semoga satelit ini dapat memberi manfaat bagi bangsa dan kehidupan kita," kata Presiden Direktur Indosat Harry Sasongko dalam acara silaturahmi sebelum peluncuran, di Beijing, China, Minggu (30/8/2009).

 

Satelit PALAPA-D akan mengganti satelit PALAPA-C2 yang akan habis masa operasinya pada 2011. Satelit yang perencanaannya dimulai sejak tahun 2004 ini akan beroperasi dalam kurun waktu 15 tahun ke depan.

 

Indosat akan menjadikan satelit PALAPA-D ini untuk layanan broadcasting dan cellular backhaul sebagai basic service, VSAT service, DigiBouquet dan Telecast Service sebagai nilai tambah yang semuanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan korporasi dalam komunikasi data dan broadcasting.

 

Seperti halnya dengan satelit PALAPA-C2, satelit PALAPA-D juga akan dimanfaatkan sebagai tulang punggung untuk mendukung layanan Indosat lainnya seperti seluler, telepon tetap dan data tetap. Komisaris Indosat, Setyanto P Santosa mengatakan peluncuran satelit milik Indosat ini harus dilihat lebih luas sebagai sebuah prestasi gemilang bangsa Indonesia dalam dunia telekomunikasi.

 

"Ini bukan milik Indosat saja, ini milik bangsa," kata Setyanto.

 

Setyanto mengakui, sehari sebelum peluncuran adalah hari-hari paling

menegangkan. Sebab, persiapan dan perencanaan selama 4 tahun akan ditentukan pada sore yang akan sangat bersejarah itu.

 

"Hari ini yang paling tegang. Ini saat-saat yang kritis. Besok kita harus berdoa dulu sebelum berangkat," pintanya kepada semua anggota rombongan.

 

PALAPA-D dibuat oleh Thales Alenia Space France berdasarkan platform

Spacebus-4000B3. PALAPA-D ini memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibanding dengan PALAPA-C2.

 

"Kapasitasnya 120 persen dari PALAPA-C2," kata Chief Wholesale and Infrastructure Officer Indosat, Fadzri Sentosa.

 

Selain di Indonesia, PALAPA-D memiliki jangkauan di negara-negara ASEAN, negara-negara Asia, timur Tengah dan Australia. Satelit ini memiliki berat 4100 kg dan pada saat diluncurkan akan memakan daya 7500 watt. Sebagai peluncur satelit, Indosat menggunakan jasa China Academy of Launch Vehicle Technology (CALT). (sumber: http://www.detiknews.com/read/2009/08/31/074837/1192751/10/satelit-indosat-palapa-d-siap-diluncurkan-dari-xichang-china)

 

Semoga artikel tentang sejarah satelit indonesia di atas bisa menambah wawasan kamu, dan semoga semakin bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia.

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Gallery

slide3 slide2 slide1
FacebookTwitterGoogle+LinkedIn