Category : Strata 2

Study Tentang Ontologi Bahasa

    Study Tentang Ontologi Bahasa Menurut Keraf dalam Smarapradhipa, memberikan dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.[1] Berbeda  dengan pendapat Keraf, Walija  mengungkapkan definisi bahasa

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU PENDIDIKAN ISLAM

PENDAHULUAN   Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan di hampir semua aspek kehidupan manusia dimana berbagai permasalahan dapat dipecahkan dengan upaya penguasaan dan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain manfaat bagi kehidupan manusia di satu sisi perubahan tersebut juga telah membawa manusia ke dalam era persaingan global yang semakin ketat. Agar mampu berperan

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU (TQM) DI BIDANG PENDIDIKAN

    I.      Pendahuluan                         Dewasa ini perkembangan pemikiran manajemen sekolah mengarah pada sistem manajemen yang disebut TQM (Total Quality Management) atau Manajemen Mutu Terpadu. Pada prinsipnya sistem manajemen ini adalah pengawasan menyeluruh dari seluruh anggota organisasi (warga sekolah) terhadap kegiatan sekolah. Penerapan TQM berarti semua warga sekolah bertanggung jawab atas kualitas pendidikan.                        

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

PENGEMBANGAN MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) DI MADRASAH

      Kurikulum Pendidikan Pengertian Kurikulum Kurikulum mempunyai banyak tafsiran sebagaimana yang dirumuskan oleh para pakar pengembangan kurikulum sejak dulu sampai sekarang, tafsiran – tafsiran itu berbeda-beda sesuai dengan pandangan para pakar itu sendiri. Istilah kurikulum sendiri berasal dari bahasa latin “ Curriculae” yang artinya jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari.[1] Menurut soetopo

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

PRODUKTIVITAS PENDIDIKAN ISLAM

    BAB I PENDAHULUAN   Latar Belakang Masalah Masyarakat dunia, dari waktu ke waktu mengalami perubahan dalam segala aspeknya. Berbagai penemuan dan pengembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, menyebabkan jarak / gap antar masyarakat di dunia, semakin menyempit. Globalisasi pun menjadi sebuah fenomena tak terhindarkan. Salah satu bidang yang mengalami “lompatan besar” dalam

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

PERENCANAAN PENDIDIKAN DALAM MANAJEMEN MUTU TERPADU PENDIDIKAN ISLAM

  Oleh: Afiful Ikhwan* BAB I PENDAHULUAN   A.    Latar Belakang Masalah Perencanaan adalah sesuatu yang penting sebelum melakukan sesuatu yang lain. Perencanaan dianggap penting karena akan menjadi penentu dan sekaligus memberi arah terhadap tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian suatu kerja akan berantakan dan tidak terarah jika tidak ada perencaan yang matang, perencaan yang

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

PERILAKU INDIVIDU DALAM ORGANISASI DAN KELOMPOK

    Latar belakang Secara psikologis, sebenarnya pasar global terjadi oleh adanya perubahan pola kehidupan masya-rakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Pola kehidupan masya-rakat yang sebelumnya berorientasi pada pangsa pasar (market share) menjadi pasar bebas (global market). Perubahan pola dasar tersebut akan berpengaruh terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat, sebagaimana perluasan pasar terutama dengan nilai-nilai sosial dan

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Subyek dan Obyek Hukum

    SUBYEK HUKUM Pengertian Subyek Hukum Subyek hukum adalah setiap makhluk yang berwenang untuk memiliki, memperoleh, dan menggunakan hak-hak kewajiban dalam lalu lintas hukum. Jenis Subyek Hukum Subyek hukum terdiri dari dua jenis yaitu manusia biasa dan badan hukum. Manusia Biasa Manusia biasa (natuurlijke persoon) manusia sebagai subyek hukum telah mempunyai hak dan mampu

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

HAK KEBENDAAN YANG BERSIFAT SEBAGAI PELUNASAN HUTANG (HAK JAMINAN)

    Pengertian Hak Kebendaan Yang Bersifat Sebagai Pelunasan Hutang (Hak Jaminan) Hak kebendaan yang bersifat sebagai pelunasan hutang (hak jaminan) adalah hak jaminan yang melekat pada kreditor yang memberikan kewenangan untuk melakukan eksekusi kepada benda yang dijadikan jaminan jika debitur melakukan wansprestasi terhadap suatu prestasi (perjanjian). Dengan demikian hak jaminan tidak dapat berdiri karena

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Makalah Ekonomi Syariah

    BAB I PENDAHULUAN   A. Latar Belakang Ekonomi syariah merupakan ekonomi ilahia yang berdasarkan prinsip-prinsip ketuhanan yang landasannya Al-Qur’an dan hadits, walaupun kepemilikan individu tetap di akui tadi itu sepanjang tidak kepentingan orang lain dan bersifat pengabdian inilah merupakan solusi untuk menghadapi sistem ekonomi kapitalis yang telah membelenggu kota, dengan mengakui ekonomi syariah

Read More →

FacebookTwitterGoogle+LinkedIn
1 2 3

Gallery

slide3 slide2 slide1
FacebookTwitterGoogle+LinkedIn